Di zaman sekarang ini, dimana banyak terjadi kasus kasus pencurian,
kejahatan, tindak kriminal atau premanisme yang terjadi di sekitar kita,
khususnya di tempat tempat yang ramai dan terdapat kesempatan yang
tinggi bagi mereka yang mencari makan melalui jalan yang tidak halal.
Salah satu kasus yang sering terjadi saat ini adalah pencurian kendaraan
bermotor, dan juga dipikir pikir semakin lama kasus tersebut terus
meningkat, tentu hal ini juga akan membuat kita resah bercampur gelisah,
dan akan memaksa kita untuk selalu hati hati agar tidak kehilangan
kendaraan kesayangan kita. Nah, pada kesempatan ini saya akan sedikit
memberi tips tips agar kendaraan yang anda pakai aman dari si pencuri.
Ganti Baut
Ada baiknya untuk mengganti beberapa baut di beberapa
part yang selama ini merupakan incaran para si-tangan panjang (maling).
Antara lain adalah Speedometer dan Master Rem (Disk Brake) Depan, atau
banyak yang menyebutnya sebagai "Pala Babi". Apalagi proses bongkarnya
hanya membutuhkan waktu ~ 5 - 10 menit, karena parts tersebut hanya
menggunakan baut kunci biasa. Asal diketahui saja kedua spareparts itu
cukup mahal harganya, antara Rp800 rebuan hingga Rp1,5 juta, tergantung
tipe motornya. Nah, lumayan khan? Jadi langkah pengamanannya adalah
dengan cara mengganti baut-bautnya, yang paling bagus. & aman adalah
menggunakan baut bintang, harganya sekitar Rp15.000,00 per buah.
Lumayan murah dibanding harus kehilangan spedometer khan?
Kantongi Tutup Busi
Saat
memarkir motor di tempat umum yang rawan, buka tutup busi dan masukan
dan simpan di tas atau saku celana, dijamin akan membuat pusing sang
pencoleng karena motor tak bisa distart.
Pasang Saklar Rahasia
Pasang
sakelar rahasia pemutus arus yang tersembunyi dari aki (baterai). Saat
parkir putuskan aliran listrik melalui switch/sakelar rahasia sehingga
meski kunci kontak bisa difungsikan dengan merusak dengan kunci T oleh
sang pencuri misalnya tetap tak ada aliran listrik untuk menghidupkan
mesin. Namun sebaiknya pakai cara ini bila garansi motor anda sudah
habis, karena bisa berakibat hangusnya garansi kelistrikan selama 1
tahun.
Pasang Gembok
Grendel Stainless Cara ketiga
tersebut saat ini memang sudah umum, dan banyak pencoleng juga sudah tau
rahasianya. Yang lebih aman, memasang gembok grendel di cakram rem
depan atau gir belakang (bila remnya tidak cakram). Pilih gembok yang
tidak ada pake per, alias gembok stainless anti gerinda (merknya
misalnya Abus atau Krisbow), harganya berkisar Rp20-30 ribu dan banyak
dijual di toko perkakas atau toko bangunan. Menurut pengakuan raja
maling, paling sulit kalau sudah pakai gembok stainless anti gerinda di
motor. Paling-paling motor kalau malingnya nekat, diangkut ke atas bak
mobil. Yaahh..kalo sudah begini sih emang nasib
Parkir di Dekat Pos Penjagaan
Jika
anda di mall atau parkiran umum, parkirlah dekat pos penjagaan parkir.
Semakin dekat, semakin aman karena pencoleng juga mikir kalo deket pos.
Semakin jauh parkirnya apalagi mojok-mojok, pencoleng makin leluasa
ngerjain motor sobat. Jangan lupa, meski di parkir resmi (secure park),
tetap kunci dan gembok motor sobat! Gak ada jaminan parkir resmi bebas
pencoleng kan? Coba aja baca di karcisnya : Kehilangan kendaraan bukan
tanggung jawab pengelola parkir, Doa, jangan lupa
Ya, namanya
juga usaha. Usaha manusia kan ada kelemahannya. Jadi, jangan lupa
setelah gembak gembok sana sini pasang pengaman, pas ninggalin motor,
berdoa agar motor kita dijagain sama yang Maha Menjaga, Allah SWT. Insya
Allah, motor tetap utuh gak dicolek sama si tangan panjang. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar