Cara Jumper Aki Mobil
Aki
tekor sebagai akibat kelalaian pengecekan rutin? Anda baru bisa
merasakannya pada saat mobil sudah mogok alias tidak bisa di start.
Jumper aki adalah solusi populer dan praktis karena terlihat mudah.
Mudah? Tidak juga, Anda harus
berhati-hati untuk paham dan mengikuti aturan tepat cara men-jumper aki.
Alih-alih mau cepat, bisa bisa mobil anda malah jadi korban. Urutan dan
aturan yang kurang tepat dalam men-jumper aki boleh jadi bisa berakibat
fatal baik bagi aki itu sendiri, bagi sistem kelistrikan mobil, bahkan
bagi keselamatan diri sendiri.
Ikuti prosedur CARA JUMPER AKI MOBIL :
A. Safety first, gunakan alat pengaman
mata, sarung tangan, sepatu bersol karet. Pastikan anda melakukan jumper
diruang yang kering, tidak dalam keadaan hujan. Jauhkan dari cairan
atau bahan bahan yang mudah terbakar. Jauhkan dari anak-anak.
B. Posisikan kedua kendaraan agar
battery keduanya mobil berdekatan dan dalam jangkauan kabel jumper serta
cukup ruang bagi anda untuk bekerja.
C. Cari dan perhatikan Kutub positif dan kutub negatif aki pada mobil donor (mobil D) maupun pada mobil penerima ( mobil P).
D. Bersihkan kedua kutub positif dan negatif aki di kedua mobil, pastikan terpasang kuat.
E. Kedua mobil pada posisi kunci kontak OFF.
Urutan menjumper adalah sebagai berikut (lihat gambar) :
1. Jepitkan klem kabel jumper merah ke
kutub positif mobil D , hubungkan dengan kutub positif mobil P. Pastikan
jepitannya kuat dan stabil.
2. Jepitkan klem kabel jumper hitam pada
kutub negatif, dimulai pada mobil P lalu lanjutkan ke mobil D. Pastikan
jepitannya kuat dan stabil.
3. Start mobil D, biarkan beberapa saat agar arus mengalir ke aki mobil P.
4. Coba start mobil P.
Bila mobil P telah menyala, lepaskan kabel jumper NEGATIF terlebih dahulu, baru kemudian kabel jumper Positif.
Mobil P yang telah berhasil dihidupkan, diamkan beberapa saat pada RPM 2000-2500 sampai terjadi pengisian pada aki yang soak.
Matikan mesin mobil P, lalu cobalah
start ulang, bila tidak berhasil, anda harus segera mengganti aki anda.
Hubungi teknisi aki dan mintalah pemeriksaan yang teliti dengan battery
analyzer atau battery tester yang terukur. Jangan menduga duga tingkat
kekuatan battery anda. Aki mobil sehat harus memiliki Voltase minimal
12,30. Pada saat pengisian, Voltase aki naik hingga 12.80 atau lebih,
artinya aki masih dalam kondisi bisa menerima dan menyimpan setrum. Aki
dengan kondisi awal Voltase dibawah 11 Volt mungkin masih bisa menerima
setrum, namun sudah tidak bisa menyimpannya untuk jangka waktu lama.
Aki adalah instrumen vital pada
kendaraan selaku penggerak awal, dan penyuplai arus listrik keseluruh
bagian elektronik mobil : Starter, Lampu, A/C, Wiper, ECU, Injection,
Security system dan lain-lain. Selalu lakukan pengecekan aki rutin dan
berkala, jangan tunggu sampai mobil anda mogok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar