Bagi
pemilik kendaraan roda empat, mendapatkan kenyamanan saat berkendara
mutlak didapatkan, mengingat kondisi jalan raya yang panas dan
berdebu. Kondisi pendingin udara dalam kabin mobil juga ikut
berpengaruh menentukan perasaan si pemilik kendaraan. Karenanya,
sistem pendingin udara yang baik dengan kualitas udara yang dingin
dan bersih sangat diharapkan pemilik mobil.
Namun, bila yang
terjadi malah sebaliknya, pemilik kendaraan dapat mendeteksi sejak
dini gejala-gejala yang timbul dari ketidaknyamanan ac mobil mereka.
Bagi pemilik kendaraan itu sendiri, ada beberapa gejala yang dapat
timbul jika ac Anda mulai bermasalah.
Udara
yang dihasilkan tidak dingin, kurang dingin, atau cenderung panas.
Kondisi udara yang tidak dingin pada ac mobil bisa disebabkan oleh
beberapa hal. Bisa saja terjadi kerusakan pada sikring, kompresor,
evaporator, magnet clutch, atau filter dryer yang tersumbat.
Berikut
adalah cara mendeteksi beberapa hal yang bisa menjadi penyebab AC
mobil tidak dingin atau kurang dingin:
- Drive Belt Putus.
Drive
belt atau bahasa umumnya kita kenal dengan fan belt ac putus sudah
barang tentu akan menjadi penyebab ac tidak dingin karena fan belt ini
bertugas untuk menyalurkan putaran mesin dengan putaran kompresor ac.
- Freon kurang atau habis.
Freon berkurang seringkali menjadi penyebab utama ac mobil kurang dingin,
berkurangnya freon ini terjadi karena kebocoran pada sistem ac. Bocor
freon yang terlalu kecil dan hanya terjadi pada tekanan tertentu
misalnya pada 120 psi pada tekanan tinggi, pada tekanan tersebut ada
kemungkinan bocor berhenti, sehingga freon tidak sampai habis sama
sekali. Kebocoran seperti ini sering di temui pada sel o ring pada
sambungan-sambungan pipa ac serta pada seal saft kompressor atau pun
pada relief valve pada kompressor, tapi pengaruhnya ac bisa kurang
dingin. Sedangkan kalau freon habis sudah jelas akan menyebabkan ac
mobil tidak dingin.
- Kondensor dan Radiator kotor.
Permukaan
kondensor atau radiator yang kotor karena debu,karatan atau sirip pada
permukaan yang tertekuk akan membuat pembuangan panas dari freon gas
bertekanan tinggi pada kondensor terjadi tidak sempurna sehingga proses
kondensasi juga tidak sempurna.
- Motor Cooling Fan Mati.
Putaran lemah atau Putaran terbalik. Jika
motor cooling fan ataupun extra fan terganggu dengan ditandai putaran
lemah atau mati mengakibatkan pembuangan panas di kondensor tidak
berjalan dengan baik. Begitu pula jika putaran motor cooling fan
terbalik dalam artian arah angin yang di hembuskan mengarah kedepan
mobil.
- Field Coil atau spul magnetic clutch Putus.
Spul
magnetic clutch jika mati,putus atau terbakar menyebabkan armature
asembly (center piece) tidak terhubung dengan puli kompressor ac yang
ikut berputar dengan mesin. Dan akan terlihat kompresor ac tidak
berputar saat ac dihidupkan.
- Tekanan dalam sistem AC Mobil berlebihan.
Tekanan
pada system ac berlebihan berkaitan dengan point 3 diatas akan
menyebabkan over heat pada system ac sehingga high pressure switch
bekerja dan memutus arus listrik ke Field Coil dari magnetic clutch.
Atau untuk kompressor ac yang di lengkapi temperature switch jika over
heating terjadi maka temperature switch yang tertanam di body kompressor
bekerja dan memutus arus listrik menuju spull magnetic clutch.
- Kelebihan oli kompressor.
Pada
System Ac mobil memiliki volume atau ruang yang tetap,jika kelebihan
oli kompressor maka ruang untuk freon akan berkurang artinya jika sebuah
mobil sedan membutuhkan freon seberat 0,40 kg dengan kelebihan oli
kompressor maka jika 0,40 kg freon bisa masuk semua ke system ac, akan
menyebabkan tekanan berlebihan. Dan jika menyesuaikan tekanan agar
sesuai dengan spesifikasi standar harus mengurangi jumlah freon yang
masuk,beruntung kalau hasilnya ac kurang dingin. Karena terkadang tidak
mau dingin sama sekali.
- Kompressor Aus.
Kompressor
AC aus biasanya di tandai dengan tekanan tidak normal,timbul bunyi dari
kompresor saat ac hidup dan saling berkaitan jika kompressor Ac
aus,bebrapa hal yang di akibatkan adalah pada sigh glass terlihat
hitam,receiver driyer dan katup expansi tersumbat.
- Evaporator Kotor atau tersumbat.
Kotoran
yang terdapat pada permukaan evaporator lebih banyak disebabkan oleh
debu yang di hisap oleh blower kemudian menempel pada permukaan
evaporator yang mengakibatkan aliran udara yang dihembuskan oleh blower
ac tersumbat dan akan kita rasakan angin ac yang kurang kencang dari
biasanya. Bisa juga disebabkan karena filter ac yang penuh debu karena
kita lupa membersihkannya. dara yang keluar agak berbau. Kondisi udara
yang bau biasanya disebabkan oleh adanya bakteri, micro-organisme, dan
jamur yang menumpuk pada evaporator atau filter ac. Untuk menghilangkan
bau yang mengganggu, perlu dibersihkan pada bagian evaporator, grill,
blower, atau sepanjang masuk dan keluarnya udara. Untuk mendapatkan
hasil yang lebih maksimal, dapat pula ditambahkan anti bacterial treatments.
- Saluran Buang Air Kondensasi Tersumbat.
Jika
saluran buang air kondensasi tersumbat oleh kotoran, pada rumah evap
akan penuh dengan air yang berasal dari hasil kondensi pada permukaan
evaporator,pada rumah evap akan berembun dan air akan menetes di bawah
dashboard membasahi karpet mobil. Selain menyebabkan air menetes dari
rumah evaporator,jika air kondensasi memenuhi rumah evap akan
mengakibatkan hembusan angin dari blower juga berkurang.
- Terjadi Overheating.
Overheating
atau temperatur tinggi mesin juga menjadi penyebab ac mobil tidak
dingin yang juga berhubungan dengan point ketiga dan kelima diatas yaitu
kipas radiator atau kipas kondensor mati.
- Pemakaian Freon.
Pada
kasus tertentu pemakaian freon juga ikut berperan menjadi salah
satu penyebab
ac mobil tidak dingin.
Selain
masalah suhu yang AC yang tidak dingin, AC mobil juga kadang
mengeluarkan bunyi desis atau bunyi berisik. Bunyi
desis atau suara berisik yang muncul pada sistem kerja ac mobil bisa
disebabkan karena baut pengikat kompresor pada dudukannya (biasa
disebut braket) atau baut pengikat braket dengan
mesin kendur atau rusak. Bisa juga karena bearing idle
pulley dan bearing magnet clutch-nya aus.
Penyebab yang sering terjadi biasanya berasal dari bagian dalam
kompresornya yang sudah aus atau rusak. Jika kompresornya memang yang
sudah tidak layak pakai, maka kompresor mutlak diganti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar