Sebenarnya ada berapa minyak atau oli di tubuh mobil?, lumayan banyak bahkan ada part yang ternyata terdapat minyaknya dan memang harus diganti. Daripada bingung dengan jumlah minyak yang ada di kendaraan roda empat, mendingan saya akan absen satu persatu minyak atau oli yang berada di jeroan si mobil. Oli dan minyak yang saya sebutkan hanya saya ambil dari mobil Timor ya, walaupun secara umum sama saja dengan mobil lainnya (sama-sama memilikinya).
1. Oli Mesin
Kalau ini sudah pasti gak asing lagi ya, sudah paling terkenal diantara oli lainnya, bahkan pemilik kendaraan akan lebih mementingkan penggantian oli mesin dibandingkan oli lainnya sehingga oli lainnya terlupakan. Oli mesin merupakan pelumas jeroan mesin yang berbahan dasar minyak bumi atau sintetik, apa itu sintetik? sintetik merupakan artian dari bahan buatan (kimiawi) sebagai bahan pengganti minyak bumi yang tidak bisa diperbaharui. Detail soal bahan bakar oli mesin bisa dilihat di wikipedia ya hehehhe… nah untuk penggantian oli mesin biasanya diganti saat kilometer mencapai 5000 sampai 10.000 kilometer tergantung jenis olinya atau setiap 3 sampai 4 bulan sekali. walaupun mobil belum menyampai kilomete 5000 tapi oli sudah mengendap dimesin selama 5 bulan, diwajibkan ganti karena zat didalam oli memiliki daya perubahan ketika zat tersebut keluar dari botolnya. Lalu SAE yg cocok buat mobil saya apa om?, itu tergantung dari petunjuk yang tertera pada buku manual kendaraan anda.
2. Oli Transmisi / Perseneling
Kedua nama oli ini sebenarnya jadi satu tapi lebih familiar dengan nama oli transmisi. letak oli transmisi sudah pasti berada didalam transmisinya, sedangkan transmisi itu sendiri merupakan bagian penggerak roda yang isinya ada kopling dan release gearnya. ada beberapa orang yang menganggap oli mesin sudah termasuk oli transmisi, wah kalau di mesin motor memang mengusung tipe satu oli untuk semua karena mesin motor simple menjadi satu antara mesin dan transmisinya. sedangkan mobil memiliki bagian yang terpisah-pisah agar kinerja mesin tidak terbebani oleh bagian lainnya. Oli transmisi biasanya diganti pada 15.000 – 25.000 kilometer atau satu tahun sekali dilakukan penggantian. Fisik oli transmisi lebih kental dari oli mesin karena SAE nya sendiri biasanya diatas 70-80. nah hati-hati jangan sampai salah memasukan oli transmisi ke dalam mesin mobil ya, bisa berabe jadinya. untuk ukuran volume oli transmisi biasanya 2.5 Liter sampai 3 Liter tergantung jenis kendaraannya ya.
3. Oli Gardan
Oli gardan terdapat di bagian gardan, Gardan adalah komponen pada mobil yang berfungsi untuk meneruskan tenaga mesin ke poros roda . biasanya hanya diaplikasikan pada kendaraan yang memiliki penggerak roda belakang. untuk sedan khususnya timor hanya ada oli transmisi saja dan tidak memiliki oli gardan seperti mobil penggerak roda belakang. oli gardan spesifikasinya sama dengan oli transmisi, begitu juga dengan jadwal penggantian nya sama dengan saja dengan oli transmisi.
4. Oli Power Steering
Power steering atau bagian untuk menggerakan roda depan juga menggunakan oli, kecuali bagi mobil-mobil tipe lama yang belum mengaplikasikan power steering tidak memiliki oli hanya butuh keringat dan tenaga dari si pengemudi untuk membelokan mobil. Oli power steering rata-rata menggunakan oli yang digunakan untuk transmisi mobil matic atau ATF (Automatic Transmisi Fluid) biasanya terdapat bacaan “for power steering fluid” karena sistematis penggerak bagian transmisi matic dengan power steering tidak ada perbedaan banyak sehingga cocok menggunakan oli tersebut walaupun dipasar juga terdapat oli khusus transmisi. Penggantian oli transmisi biasanya 1 sampai 2 tahun sekali, agar kinerja power steering tetap terjaga, apabila bagian power steering terdapat kebocoran maka pemilik kendaraan harus segera memperbaiki bagian yang bocor atau menjaga agar minyak power steering tidak kosong. jeroan power steering bisa rontok dan harganya mahal-mahal kalau sampai perangkat ini rusak hancur akibat tidak terlumasi dengan oli. letak oli power steering tidak berada didalam power steeringnya, melainkan dia memiliki tabung sendiri yang nantinya dari tabung akan mengalir minyaknya ke bagian-bagian yang membutuhkan pelumasan, tabungnya sendiri rata-rata berwarna hitam tapi ada juga yang berwarna putih tabungnya.
5. Minyak Rem
Minyak rem sendiri merupakan hal terpenting untuk selalu di cek, apabila minyak rem kosong niscaya rem tidak akan digunakan sama sekali dan dapat menimbulkan bahaya kecelakaan. Minyak rem sendiri terdapat beberapa jenis yang biasanya di berikan kode DOT1, DOT2, DOT3 dan DOT4. umumnya pada kendaraan roda empat menggunakan tipe DOT3 atau DOT4, Lantas untuk Timor saya cocoknya pake DOT3 apa DOT4 om?, jawabannya tergantung kondisi saja, jika seal master rem sudah diremajakan (ganti baru) silahkan pakai dot4 tapi apabil bagian ini dari awal belum pernah ganti mendingan pakai dot3 saja karena semakin tinggi nilai DOT nya maka akan semakin keras zatnya yang dapat merusak seal master remnya. di beberapa forum membahas minyak rem DOT5, lebih tahan panas tapi hanya untuk mobil atau kendaraan yang memiliki seal master rem yang kuat atau mumpuni bertemu dengan dot5. penggantian minyak rem perlu dilakukan setahun sekali dan ini wajib karena kinerja rem akan terganggu apabila minyak rem mengalami penurunan kinerja atau sudah berubah warna.
6. Minyak Kopling
Seperti halnya dengan minyak rem, minyak kopling fungsinya untuk melumasi master kopling jenis dan tipenya sama dengan minyak rem, kalau minyak koplingnya habis niscaya pengemudi tidak bisa memindahkan persenelingnya karena pedal koplingnya jadi keras atau loss. sama bahaya nya dengan master rem jebol hehehee nah perawatannya pun sama dengan minyak rem, harus diganti tiap setahun sekali. khusus untuk timor, minyak rem dan koplingnya menyatu sehingga pemilik kendaraan yang menguras minyak rem secara otomatis menguras minyak kopling.
7. Oli Kompresor AC
pada kompresor ac sama halnya dengan power steering terdapat olinya untuk melumasi bagian piston dan jeroannya, kompresor AC sendiri memiliki prinsip yang sama dengan mesin mobil sehingga oli yang dipakai bisa menggunakan tipe oli mobil dengan SAE Rendah. hanya butuh satu liter, sedangkan untuk penggantiannya secara berkala saat service rutin ac mobil anda. Untuk volumenya hanya sekitar 1 Liter oli saja dan untuk penggantiannya harus di lokasi tempat tukang ac karena disaat pengurasan oli, freon ac akan terbuang.
Kurang lebih seperti itu penjelasan saya tentang oli-oli yang ada di kendaraan roda empat anda, nah… jadi tahu kan nama-nama minyak atau oli di mobilnya, so.. jangan sampai tidak diperhatikan minyak atau oli tersebut walaupun memang masa pergantiannya tidak secepat oli mesin tapi kalau kita tidak menggantinya akan berakibat fatal pada kesehatan mobilnya dan keselamatan anda. Agar lebih teratur, usahakan untuk selalu mencatat kilometer waktu penggantian oli mobil anda, simpel tapi efeknya sangat bagus karena kalau kita lupa mengganti oli efek jangka panjangnya akan merusak pada kendaraan anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar